Resensi Buku Misteri Di Matihirahatam
RESENSI BUKU
Penulis: Wahyu Annisha
Penerbit: Al-Kautsar Kids
Tahun Terbit: Mei 2014
Dimensi Buku: 135 Halaman
Harga Buku: Rp 24.000
SINOPSIS
Oddie mengajak Elang untuk berlibur ke rumah pamannya di Desa Matihirahatam. Mendengar namanya saja, Elang sudah tertarik. Setelah mendapat ijin, mereka berdua pun pergi berlibur ke sana. Elang dan Oddie tinggal di rumah Paman Arif, paman Oddie yang tinggal di desa Matihirahatam. Mereka berdua menghabiskan ditemani oleh Badai, anak semata wayangnya Paman Arief.
Selama liburan banyak sekal hal-hal seru yang mereka alami. Badai mengajari Elang berkuda, lalu mengajaknya berkuda ke tepi rawa bersama Oddie. Di sanalah Badai menunjukkan sesuatu yang menjawab rasa penasaran Elang tentang rahasia di balik nama aneh desa itu.
Elang dan Oddie lalu diajak Badai berkunjung ke Baraland, sebuah lahan luas milik Kak Bara tetangga Badai. Di sana ada penginapan kecil, perkebunan mawar, dan taman bunga. Ada juga banyak kolam ikan terbuat dari terpal plastik. Sepulang dari sana, Elang dan kedua temannya dikejutkan dengan berita adanya hujan ikan di Baraland. Tanpa ragu lagi, Elang, Oddie, dan Badai ikut menyelidiki.
KELEBIHAN
Dalam novel "Misteri Di Matihirahatam" ini memiliki banyak kelebihan. Seperti cover atau tampilan buku ini yang memiliki design yang bagus, serta lucu. Sehingga membuat menarik perhatian para pembaca. Selain cover dari buku ini, bahasa yang digunakan dalam buku ini sederhana, yang membuat para pembaca dapat dengan mudah untuk memahami maksud dalam cerita dan tidak membuat bingung. Tak hanya itu saja, alur yang disajikan juga rapi dan juga jelas. Di dalam buku, penulis juga memberikan gambat ilustrasi yang dapat membuat pembaca lebih mengerti tentang cerita tersebut serta tidak membosankan.
KEKURANGAN
Dalam novel "Misteri Di Matihirahatam" ini memiliki beberapa kekurangan di dalamnya. Seperti kesalahan dalam penulisan halaman pada daftar isi. Penulisan halaman yang tidak sesuai dengan daftar isi, sehingga mungkin membuat para pembaca agak kebingungan. Selain itu, sangat disayangkan karena gambar ilustrasi yang diberikan di dalam isi buku novel ini berwarna hitam putih. Padahal jika diberikan warna pada gambar ilustrasi ceritanya akan lebih membuat buku ini untuk menarik dibaca.
KEBAHASAAN
Kebahasaan yang digunakan dalam novel adalah:
- Penggunaan Kata Ganti Orang
- Penggunaan Kata hubung
KESIMPULAN
Dari resensi buku novel "Misteri Di Matihirahatam" dapat diambil kesimpulan bahwa novel ini layak untuk dibaca. Kenapa novel ini layak untuk dibaca? Karena memang novel ini memiliki alur yang jelas dan mudah dipahami. Penulisan kata dan kebahasaan yang digunakan oleh penulis mudah untuk dipahami oleh kalangan pembaca. Tak hanya itu, cover dari novel ini juga sangat bagus dan unik sehingga dapat menambahkan kesan yang menarik dalam buku.

Komentar
Posting Komentar